Surabaya, abahtindik.com — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas terus memperkuat integritas dan kedisiplinan aparatur melalui pelaksanaan apel rutin yang digelar pada Senin (13/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi kinerja dan tata kelola organisasi yang profesional, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan sumber daya air di wilayah kerja BBWS Brantas.
Apel tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha, M. Jailani, yang dalam arahannya menegaskan pentingnya peran aktif seluruh pegawai dalam mendukung pelaksanaan program kerja. Ia menyampaikan bahwa saat ini sejumlah pekerjaan strategis, terutama di bidang konstruksi dan proses lelang, tengah berjalan dan membutuhkan perhatian serius serta komitmen penuh dari seluruh unsur organisasi.
Menurutnya, setiap pegawai memiliki tanggung jawab yang sama dalam memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, profesionalisme dan integritas menjadi dua aspek utama yang harus dijaga secara konsisten. Ia juga menekankan bahwa peran sebagai insan Kementerian Pekerjaan Umum tidak hanya sebatas menjalankan tugas administratif, tetapi juga memastikan setiap pekerjaan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam konteks tersebut, M. Jailani mengingatkan bahwa setiap proses, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan pekerjaan, harus dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini dinilai penting untuk meminimalkan potensi penyimpangan serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah, khususnya dalam pengelolaan infrastruktur sumber daya air.
Selain aspek kinerja, kedisiplinan pegawai juga menjadi fokus utama dalam apel tersebut. BBWS Brantas mulai menerapkan sistem monitoring dan evaluasi absensi secara berkala setiap bulan, seiring dengan adanya pembaruan aplikasi kepegawaian yang digunakan sebagai alat kontrol kehadiran pegawai.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tingkat kehadiran dan kepatuhan pegawai terhadap jam kerja dapat terpantau secara lebih akurat dan sistematis. Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, yang menjadi landasan dalam menegakkan aturan serta menjaga tata kelola kepegawaian yang tertib dan akuntabel.
Penerapan evaluasi absensi secara rutin diharapkan mampu mendorong peningkatan disiplin individu sekaligus menciptakan budaya kerja yang lebih terstruktur. Dengan sistem pengawasan yang terukur, setiap pegawai diharapkan memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap tanggung jawabnya sebagai aparatur negara.
Melalui apel rutin ini, BBWS Brantas tidak hanya menekankan pentingnya kedisiplinan dan integritas, tetapi juga mendorong terbentuknya budaya kerja yang berorientasi pada kinerja dan hasil. Konsistensi dalam pelaksanaan apel dinilai sebagai salah satu instrumen penguatan internal organisasi dalam menjaga ritme kerja yang produktif.
Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi institusional dalam mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur sumber daya air yang optimal dan berkelanjutan. Dengan didukung sumber daya manusia yang disiplin, profesional, dan berintegritas, BBWS Brantas menargetkan seluruh program kerja dapat berjalan sesuai perencanaan serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas.
Sumber: BBWS Brantas
Reporter: Alief Leksono
Editor: Respati











