KENDAL, abahtindik.com – Jembatan Bodri B di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, saat ini tengah menjalani rehabilitasi menyeluruh menyusul ditemukannya keretakan pada lantai jembatan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Penanganan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan dan keberlanjutan fungsi jalur strategis di kawasan Pantura.
Proyek rehabilitasi dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.3 Provinsi Jawa Tengah. Pekerjaan dimulai pada 13 April 2026 dan ditargetkan rampung pada 31 Mei 2026.
Fokus utama pekerjaan adalah penggantian plat lantai jembatan yang mengalami retak. Langkah ini diambil untuk mencegah kerusakan lebih lanjut sekaligus memastikan struktur jembatan tetap andal dan aman dilintasi kendaraan.
Jembatan Bodri B berada di ruas jalan lingkar Bodri yang menjadi salah satu jalur vital di wilayah Pantura Kendal. Posisi strategisnya menjadikan jembatan ini sebagai penghubung penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antarwilayah.
Secara teknis, jembatan ini memiliki panjang total 120 meter yang terbagi dalam dua bentang masing-masing 60 meter, dengan lebar 8 meter. Kapasitas tersebut membuatnya menjadi bagian krusial dalam jaringan jalan nasional di Kabupaten Kendal.
Pihak pelaksana menegaskan bahwa rehabilitasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga standar pelayanan minimal jalan nasional, khususnya dalam aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Dengan dilaksanakannya perbaikan ini, Jembatan Bodri B diharapkan dapat kembali berfungsi optimal, aman, dan andal, serta mampu menunjang kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi masyarakat di Kendal dan sekitarnya.
Sumber: BBPJN Jawa Tengah – DI Yogyakarta
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati











