Headline

Drainase Baru 100 Meter Dibangun di Jalur Ciawi–Puncak, BBPJN Jabar-DKI Perkuat Keselamatan dan Keawetan Jalan

701
×

Drainase Baru 100 Meter Dibangun di Jalur Ciawi–Puncak, BBPJN Jabar-DKI Perkuat Keselamatan dan Keawetan Jalan

Sebarkan artikel ini

CIAWI — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Barat–DKI melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Barat–DKI, khususnya PPK 5.3 Jawa Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan nasional melalui pelaksanaan pekerjaan pembangunan saluran drainase di ruas Ciawi–Puncak.

Pekerjaan tersebut dilakukan sepanjang 100 meter, tepatnya pada titik STA 19+825 hingga STA 19+925. Penanganan ini menjadi bagian dari upaya pemeliharaan rutin dan peningkatan fungsi infrastruktur jalan nasional, khususnya pada jalur strategis yang setiap harinya dilintasi kendaraan pribadi, angkutan umum, kendaraan logistik, hingga wisatawan yang menuju kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Ruas Ciawi–Puncak selama ini dikenal sebagai salah satu koridor transportasi vital di Jawa Barat dengan tingkat mobilitas kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada akhir pekan, musim libur, maupun momentum panjang nasional. Kondisi tersebut membuat kualitas infrastruktur pendukung, termasuk sistem drainase jalan, menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Dalam pekerjaan kali ini, PPK 5.3 Jawa Barat membangun saluran drainase menggunakan konstruksi pasangan batu yang dirancang kokoh dan memiliki daya tahan tinggi terhadap aliran air, tekanan tanah, serta perubahan kondisi cuaca. Struktur pasangan batu dipilih untuk memastikan saluran mampu berfungsi secara optimal dalam jangka panjang sekaligus meminimalkan potensi kerusakan akibat tingginya intensitas hujan yang kerap terjadi di kawasan pegunungan.

Keberadaan saluran drainase memiliki fungsi strategis dalam mengendalikan aliran air permukaan agar tidak menggenang di badan jalan. Genangan air yang dibiarkan dalam waktu lama dapat mempercepat kerusakan lapisan perkerasan, memicu retak dini, lubang jalan, hingga menurunkan tingkat keselamatan pengguna jalan akibat permukaan jalan yang licin.

Melalui pembangunan drainase sepanjang 100 meter ini, air hujan diharapkan dapat langsung terdistribusi menuju saluran pembuangan secara lebih terarah, sehingga badan jalan tetap kering, stabil, dan nyaman dilalui oleh seluruh pengguna jalan.

Langkah yang dilakukan BBPJN Jawa Barat–DKI ini sekaligus menjadi bagian dari strategi preservasi jalan nasional agar umur layanan perkerasan tetap optimal dan kebutuhan penanganan kerusakan dapat ditekan secara lebih efektif.

Selain melakukan pembangunan fisik, BBPJN Jawa Barat–DKI juga mengajak seluruh masyarakat, pengguna jalan, pelaku usaha, maupun warga sekitar untuk ikut menjaga keberlangsungan fungsi saluran drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Partisipasi masyarakat dinilai menjadi elemen penting agar infrastruktur yang telah dibangun dapat berfungsi maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang.

“Jalan yang kering adalah kunci jalan yang awet dan aman dilalui. Mari bersama menjaga fasilitas ini agar perjalanan menuju Puncak semakin nyaman dan tenang,” demikian imbauan dari BBPJN Jawa Barat–DKI.

Sumber: BBPJN Jawa Barat–DKI

Reporter: Rijen Senario

Editor: Respati

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.