BOJONEGORO – abahtindik.com | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali bergerak cepat melakukan perbaikan jalan rusak di ruas Babat–Batas Kota Bojonegoro, tepatnya di Dusun Wire, Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai respons atas aduan masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya saat volume kendaraan meningkat maupun ketika cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut.
Penanganan dilakukan oleh PPK 4.6 Provinsi Jawa Timur setelah menerima laporan dari warga mengenai kerusakan permukaan jalan yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Ruas Babat–Batas Kota Bojonegoro sendiri merupakan jalur nasional strategis yang setiap hari dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik bertonase besar.
Kerusakan jalan diketahui terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Bojonegoro dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya intensitas kendaraan yang melintas, sehingga memicu penurunan kemantapan struktur perkerasan jalan pada sejumlah titik.
Sebagai langkah penanganan, BBPJN Jatim-Bali melakukan metode patching atau penambalan menggunakan campuran aspal panas (hotmix). Metode ini dipilih karena dinilai memiliki daya tahan lebih baik, mampu memperkuat struktur permukaan jalan, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Perbaikan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin jalan nasional yang terus dilakukan guna menjaga konektivitas antarwilayah tetap optimal. Jalur Babat–Bojonegoro memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur.
BBPJN Jatim-Bali menegaskan proses perbaikan akan terus dilakukan secara bertahap pada titik-titik yang mengalami kerusakan, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih tidak menentu, agar keamanan, keselamatan, dan kelancaran perjalanan masyarakat tetap terjaga.
Reporter: Rijen Senario
Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali











