Headline

Jalan KH Ahmad Dahlan–Pohjentrek Pasuruan Dilebarkan, Pemprov Jatim Gelontorkan Rp9,4 Miliar untuk Kurangi Kemacetan dan Perkuat Akses Ekonomi

2394
×

Jalan KH Ahmad Dahlan–Pohjentrek Pasuruan Dilebarkan, Pemprov Jatim Gelontorkan Rp9,4 Miliar untuk Kurangi Kemacetan dan Perkuat Akses Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Pasuruan, abahtindik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga menuntaskan proyek pelebaran Jalan KH Ahmad Dahlan atau ruas Pohjentrek di Kota Pasuruan dengan total anggaran mencapai Rp9,4 miliar. Proyek yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan kapasitas jalan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan Pasuruan dan sekitarnya.

Pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT Puncak Jaya Konstruksi itu berlangsung selama 180 hari kalender, mulai 30 April hingga 26 Oktober 2024, dan saat ini telah memasuki masa pemeliharaan selama 365 hari kalender.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Rino, menjelaskan bahwa pelebaran jalan dilakukan untuk menjawab tingginya volume kendaraan yang melintas di salah satu jalur utama menuju Kota Pasuruan dari arah Malang. Sebelum dikerjakan, ruas jalan tersebut memiliki lebar bervariasi antara 7 hingga 8 meter. Setelah proyek selesai, lebar jalan bertambah menjadi 11 meter sehingga kapasitas lalu lintas meningkat secara signifikan.

Menurutnya, ruas KH Ahmad Dahlan memiliki peran strategis karena menjadi pintu masuk Kota Pasuruan dari sisi selatan. Kondisi jalan yang lebih lebar dan mantap diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Pelebaran dilakukan untuk meningkatkan kapasitas jalan dan memperkuat konektivitas masyarakat. Dengan jalan yang lebih lebar, kemacetan dapat dikurangi dan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, proyek mencakup pelebaran sepanjang 1,29 kilometer dengan sejumlah pekerjaan konstruksi, mulai dari pemasangan lapis pondasi agregat kelas A, pekerjaan AC Base, AC-BC, AC-WC, hingga pembangunan bahu jalan beton di sisi kiri dan kanan ruas jalan menggunakan beton mutu FC 20.

Nilai kontrak awal proyek tercatat sebesar Rp8,9 miliar. Namun dalam pelaksanaannya dilakukan adendum sehingga total anggaran meningkat menjadi Rp9,4 miliar. Penambahan tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan pekerjaan dan menyesuaikan kebutuhan di lapangan agar hasil pembangunan lebih maksimal.

PPK memastikan selama pelaksanaan proyek tidak terdapat kendala signifikan yang menghambat penyelesaian pekerjaan. Seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai jadwal hingga dilakukan serah terima pekerjaan dan memasuki masa pemeliharaan.

Selain meningkatkan kelancaran lalu lintas, keberadaan jalan yang lebih representatif juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Infrastruktur yang lebih baik diyakini dapat mengurangi potensi kecelakaan sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas setiap hari.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan akses yang semakin lancar, distribusi barang dan jasa dapat berlangsung lebih cepat, biaya transportasi menjadi lebih efisien, dan aktivitas perdagangan masyarakat semakin berkembang.

Rampungnya pelebaran Jalan KH Ahmad Dahlan–Pohjentrek menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga kemantapan jalan provinsi sekaligus menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan dunia usaha di wilayah Pasuruan.

Reporter: Rijen Senario
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.