EkbisHeadline

BBPJN Jawa Timur–Bali Uji Implementasi Microsurfacing di Gresik, Tingkatkan Kualitas dan Umur Layanan Jalan

3682
×

BBPJN Jawa Timur–Bali Uji Implementasi Microsurfacing di Gresik, Tingkatkan Kualitas dan Umur Layanan Jalan

Sebarkan artikel ini

Gresik, abahtindik.com – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.1 Provinsi Jawa Timur melaksanakan uji implementasi pekerjaan Lapis Permukaan Mikro Aspal Emulsi Modifikasi Polimer (Microsurfacing) sebagai bagian dari upaya preservasi jalan nasional di Kabupaten Gresik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruas Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo KM 18+275 hingga KM 18+375, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu–Kamis, 1–2 Juli 2026, dengan total panjang penanganan 200 meter, yang terdiri dari 100 meter pada lajur R1 dan 100 meter pada lajur R2.

Pelaksanaan uji implementasi ini merupakan salah satu inovasi teknologi yang diterapkan BBPJN Jawa Timur–Bali dalam mendukung peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional agar tetap mantap, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Metode Microsurfacing merupakan teknik pemeliharaan preventif yang menggunakan campuran aspal emulsi yang dimodifikasi polimer untuk melapisi permukaan jalan. Teknologi ini bertujuan melindungi perkerasan jalan dari kerusakan yang lebih berat sekaligus memperpanjang umur layanan jalan tanpa harus melakukan rekonstruksi secara menyeluruh.

Selain menjaga kondisi perkerasan agar tetap mantap, metode ini juga mampu meningkatkan kekesatan permukaan jalan sehingga lebih aman dilalui, terutama saat kondisi hujan. Microsurfacing juga efektif menutup retak rambut, memperbaiki alur dangkal (rutting), serta dapat dikerjakan dalam waktu relatif singkat sehingga gangguan terhadap arus lalu lintas dapat diminimalkan.

Melalui penerapan teknologi preservasi tersebut, BBPJN Jawa Timur–Bali berharap kualitas pelayanan jalan nasional semakin meningkat, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan andal.

Penerapan metode ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum dalam menghadirkan inovasi di bidang pemeliharaan infrastruktur jalan, sehingga biaya penanganan dapat lebih efisien dengan tetap menjaga kualitas dan keberlanjutan jaringan jalan nasional.

Editor: Respati
Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.