Tulungagung | abahtindik.com – Komandan Kodim (Dandim) 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Garuda (Armco) di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (09/07/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan konstruksi berjalan sesuai target agar jembatan dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Kodim 0807/Tulungagung dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur yang memiliki manfaat langsung bagi warga. Dalam peninjauan, Dandim bersama personel di lapangan memeriksa sejumlah bagian konstruksi serta memastikan setiap tahapan pembangunan berlangsung sesuai perencanaan dan standar yang telah ditetapkan.
Jembatan Garuda memiliki peran strategis sebagai penghubung Dusun Tekik dengan Dusun Kalimenur yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses terhadap berbagai layanan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.
Selain menjadi jalur vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, jembatan ini juga merupakan akses penting bagi para guru dan siswa menuju SDN 3 Kalimenur. Pada musim panen, jalur tersebut menjadi lintasan utama pengangkutan hasil pertanian, terutama jagung dan tebu, dari Dusun Kalimenur menuju Dusun Tekik. Karena itu, keberadaan Jembatan Garuda sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya para petani.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arh Hanny Galih Satrio mengapresiasi capaian pembangunan yang kini telah memasuki tahap akhir. Menurutnya, progres pembangunan yang hampir rampung merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat sekaligus menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja dengan baik sehingga pembangunan Jembatan Garuda kini hampir selesai. Harapan kami, jembatan ini segera dapat difungsikan sehingga masyarakat dapat menikmati akses yang lebih aman, nyaman, dan lancar, baik untuk aktivitas sehari-hari, pendidikan maupun distribusi hasil pertanian,” ungkap Dandim.
Ia menambahkan bahwa Kodim 0807/Tulungagung akan terus melakukan pemantauan hingga seluruh pekerjaan selesai sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga kualitas dan keamanan jembatan benar-benar terjamin sebelum digunakan masyarakat.
Dengan segera beroperasinya Jembatan Garuda, konektivitas antarwilayah di Kecamatan Kalidawir diharapkan semakin baik. Infrastruktur tersebut juga diyakini akan memperkuat akses pendidikan, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan akses ekonomi dan pelayanan publik.
Pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu upaya memperkuat infrastruktur dasar yang mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga Desa Rejosari dan sekitarnya.
Reporter: Endi S
Editor: H. Muhajir Wahyu Ramadhan
Sumber: abahtindik.com











