ENDE, NTT, Abahtindik.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).
Pelaksanaan upacara kemerdekaan di Ende berlangsung di tengah upaya pemerintah menangani dampak gempa bumi yang melanda wilayah Flores. Momentum peringatan kemerdekaan tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam suasana penuh khidmat, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk meneguhkan semangat hadir, bekerja dan bergerak bersama masyarakat. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kerja nyata, terutama dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak gempa.
Kementerian PU turut mengambil peran dalam penanganan pascabencana, khususnya memastikan infrastruktur serta layanan dasar masyarakat tetap berfungsi. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan mempercepat pemulihan kehidupan sosial maupun ekonomi di wilayah terdampak.
Pemerintah juga terus melakukan penanganan terhadap berbagai infrastruktur yang mengalami dampak akibat gempa. Ketersediaan akses jalan, sarana sumber daya air, fasilitas publik serta infrastruktur pendukung lainnya menjadi perhatian agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan.
Kehadiran Menteri PU di Ende pada peringatan kemerdekaan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap berada bersama masyarakat NTT dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana.
Dari Ende, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan upacara dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan, tetapi juga melalui percepatan penanganan kebutuhan masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan. Pemerintah berharap proses pemulihan di Flores dapat berjalan optimal sehingga infrastruktur dan layanan dasar kembali mendukung kehidupan masyarakat secara normal.











