Headline

BBPJN Jateng–DIY Percepat Perbaikan Jalur Pansela Cilacap Jelang Lonjakan Mudik Lebaran 2026

64
×

BBPJN Jateng–DIY Percepat Perbaikan Jalur Pansela Cilacap Jelang Lonjakan Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

JAWA TENGAH | abahtindik.com – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta mempercepat peningkatan kualitas jalan nasional di wilayah selatan Jawa Tengah sebagai bagian dari langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan arus mudik Lebaran 2026. Penanganan infrastruktur difokuskan pada ruas yang menjadi bagian dari Jalur Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Cilacap, yang diproyeksikan akan menampung peningkatan mobilitas kendaraan pada periode mudik mendatang.

Upaya peningkatan kualitas jalan tersebut dilaksanakan melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Provinsi Jawa Tengah, dengan melakukan pekerjaan pengaspalan ulang (overlay) pada lapisan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) di Ruas Jalan Patimuan–Sidareja.

Overlay dilakukan untuk memperbaiki kondisi permukaan jalan yang mengalami penurunan kualitas akibat tingginya beban lalu lintas serta pengaruh cuaca, yang dalam jangka waktu tertentu dapat memicu kerusakan perkerasan jalan. Dengan pengaspalan ulang pada lapisan permukaan ini, diharapkan daya dukung struktur jalan kembali optimal sehingga mampu melayani peningkatan volume kendaraan menjelang masa mudik.

Secara strategis, Ruas Patimuan–Sidareja merupakan salah satu segmen penting dalam jaringan Jalur Pansela Cilacap. Jalur ini memiliki fungsi sebagai koridor alternatif selain Jalur Pantai Utara (Pantura) yang selama ini menjadi jalur utama arus mudik lintas provinsi di Pulau Jawa.

Dalam beberapa tahun terakhir, keberadaan jalur selatan semakin dimanfaatkan oleh pengguna jalan, terutama kendaraan pribadi dan angkutan logistik, untuk mengurangi kepadatan di jalur utama. Kondisi tersebut membuat kesiapan infrastruktur di jalur Pansela menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas selama periode mudik.

Selain pekerjaan overlay, BBPJN Jateng–DIY juga melakukan penanganan kerusakan lokal melalui metode patching atau penambalan pada sejumlah titik di sepanjang Ruas Jalan Patimuan–Simpang Tiga Jeruklegi–Sampang–Wangon hingga Batas Kebumen.

Pekerjaan patching difokuskan pada titik-titik kerusakan seperti lubang dan penurunan perkerasan yang berpotensi mengganggu keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani. Penanganan dini terhadap kerusakan lokal tersebut dinilai penting untuk mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih besar.

Kombinasi antara overlay pada segmen utama dan patching pada kerusakan lokal menjadi bagian dari strategi pemeliharaan preventif yang diterapkan BBPJN Jateng–DIY. Langkah ini bertujuan memastikan kondisi jalan nasional tetap dalam kategori mantap sebelum memasuki periode puncak arus mudik.

Dengan kondisi permukaan jalan yang lebih rata dan stabil, risiko kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan diharapkan dapat ditekan, sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan bagi para pemudik yang melintasi wilayah selatan Jawa Tengah.

Upaya percepatan perbaikan ini juga mencerminkan komitmen BBPJN Jateng–DIY dalam menjaga keandalan jaringan jalan nasional, khususnya di koridor selatan Pulau Jawa yang perannya semakin vital dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang antarwilayah.

Melalui penanganan tersebut, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 di wilayah Jalur Pansela Cilacap dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Sumber: BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta
Reporter: Bambang Setiawan, SH
Editor: Mochamad Makruf

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.