Headline

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak: 592.033 Pemudik Diseberangkan, Antrean Kendaraan Mengular

1336
×

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak: 592.033 Pemudik Diseberangkan, Antrean Kendaraan Mengular

Sebarkan artikel ini

CILEGON – abahtindik.com | Puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 terpantau terjadi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, hingga Kamis pagi (19/3/2026). Lonjakan kendaraan menyebabkan antrean mengular dari Exit Tol Merak hingga pintu masuk pelabuhan, seiring tingginya mobilitas pemudik yang menyeberang menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Pantauan udara pada pukul 08.00 WIB menunjukkan kepadatan didominasi kendaraan pribadi yang bergerak perlahan dalam sistem antrean bertahap. Kendaraan mengisi akses menuju dermaga eksekutif maupun reguler, dengan pola pergerakan yang dikendalikan secara bergilir sesuai jadwal bongkar muat kapal ferry.

Kondisi tersebut sejalan dengan proyeksi PT ASDP Indonesia Ferry mengenai fase puncak arus mudik tahap akhir tahun ini. Distribusi kendaraan dari ruas Tol Tangerang–Merak yang terus berdatangan meningkatkan volume lalu lintas di area pelabuhan, meskipun operasional penyeberangan tetap berlangsung normal.

Guna mencegah stagnasi dan penumpukan berlebih, petugas kepolisian bersama otoritas pelabuhan menerapkan rekayasa lalu lintas secara dinamis. Kendaraan diarahkan menuju dermaga yang telah menyelesaikan proses bongkar muat untuk menjaga ritme pergerakan tetap stabil dan mempercepat sirkulasi antrean.

Data resmi PT ASDP Indonesia Ferry mencatat, sejak 13 hingga 19 Maret 2026 sebanyak 592.033 pemudik telah diseberangkan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Angka tersebut mencerminkan tingginya intensitas mobilitas masyarakat dalam periode kurang dari satu pekan menjelang Idulfitri.

Pergerakan arus mudik di Pelabuhan Merak diperkirakan masih fluktuatif mengikuti distribusi kendaraan dari jalur tol dan jadwal keberangkatan kapal. Otoritas pelabuhan mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi serta mengatur waktu perjalanan guna mengantisipasi kepadatan pada jam-jam puncak.

Dok: Analisapublik.id
Reporter: Rangga Putra Mahardika
Editor: Mochamad Makruf

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.