Tulungagung — abahtindik.com | Pembangunan Jalan Lintas Pantai Selatan (Pansela) Lot 1B ruas Brumbun–Pantai Sine di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, resmi tuntas 100 persen. Proyek yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melalui PPK 2.6 Provinsi Jawa Timur ini menjadi bagian strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah pesisir selatan.
Berdasarkan data pelaksanaan, ruas jalan yang dibangun memiliki total panjang penanganan mencapai 3,882 kilometer dan diselesaikan dalam durasi 730 hari kalender. Lokasi pekerjaan berada di kawasan Kalibatur, Kabupaten Tulungagung, yang selama ini dikenal memiliki akses terbatas dan kondisi geografis menantang.
Rampungnya pembangunan ini menandai peningkatan signifikan terhadap aksesibilitas kawasan selatan. Jalan yang sebelumnya terbatas kini telah berubah menjadi jalur representatif dengan standar keselamatan dan kenyamanan yang lebih baik. Infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi logistik, serta mengurangi waktu tempuh antarwilayah.
Selain fungsi konektivitas, keberadaan ruas Brumbun–Pantai Sine juga membuka peluang pengembangan ekonomi daerah. Kawasan Pantai Sine yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Tulungagung diproyeksikan akan mengalami peningkatan kunjungan seiring membaiknya akses jalan. Hal ini berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, UMKM lokal, hingga investasi di wilayah pesisir selatan.
Secara lebih luas, pembangunan jaringan Pansela merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di Jawa Timur. Kehadiran jalan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga sebagai katalisator pertumbuhan kawasan yang sebelumnya belum terjangkau secara optimal.
BBPJN Jawa Timur–Bali menegaskan bahwa kualitas konstruksi telah disesuaikan dengan standar teknis untuk memastikan keberlanjutan infrastruktur dalam jangka panjang. Dengan demikian, pemanfaatan ruas jalan ini diharapkan dapat berjalan optimal serta dijaga bersama oleh masyarakat guna mendukung ketahanan infrastruktur nasional.
Penyelesaian proyek ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di wilayah selatan yang selama ini menjadi fokus percepatan pembangunan.
Sumber: BBPJN Jawa Timur–Bali
Reporter: Alief Leksono
Editor: Ibnu Aji Sesario











