GRESIK, abahtindik.com – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis sabu di kawasan Komplek Pergudangan Prambanan Bizland, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (2/7/2026). Barang bukti yang diamankan diperkirakan mencapai dua hingga tiga ton, menjadikannya salah satu pengungkapan narkotika terbesar yang pernah dilakukan di Indonesia.
Informasi mengenai pengungkapan tersebut mencuat setelah tim gabungan melakukan operasi berdasarkan hasil penyelidikan intensif terhadap jaringan peredaran narkotika berskala besar. Hingga berita ini ditulis, BNN masih melakukan pengembangan kasus dan belum mengumumkan secara resmi jumlah pasti barang bukti maupun identitas para pihak yang diamankan.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur, Brigjen Pol. Budi Mulyanto, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi tidak membantah adanya operasi besar tersebut. Namun, ia meminta masyarakat menunggu penyampaian resmi dari BNN.
“Nanti saja akan dirilis terbuka ya,” ujarnya singkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi tersebut merupakan hasil penyelidikan panjang terhadap aktivitas sindikat narkotika yang diduga menggunakan wilayah pergudangan sebagai lokasi penyimpanan sementara sebelum barang haram itu diedarkan ke berbagai daerah.
Petugas disebut melakukan pengamanan di lokasi secara ketat selama proses penyisiran dan penghitungan barang bukti. Hingga kini, aparat masih melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti serta mendalami dugaan keterlibatan jaringan narkotika nasional maupun internasional.
Apabila estimasi barang bukti mencapai dua hingga tiga ton terbukti benar, maka pengungkapan ini akan menjadi salah satu penyitaan narkotika terbesar dalam sejarah pemberantasan narkoba di Indonesia, bahkan melampaui sejumlah kasus besar yang sebelumnya pernah diungkap BNN.
BNN menegaskan akan menyampaikan seluruh hasil penyelidikan, jumlah barang bukti, kronologi lengkap, serta status hukum para terduga pelaku dalam konferensi pers resmi setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan.
Reporter: Respati
Editor: H Muhajir Wahyu Ramadhan











