SURABAYA, abahtindik.com — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bersama Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Sleman bersiap menggebrak awal tahun 2026 dengan sebuah perhelatan akbar. Bertajuk Muhammadiyah Sleman Expo (MSE) #1, ajang ini akan menjadi “ruang pamer” bagi kekuatan ekonomi dan sosial persyarikatan di Kabupaten Sleman.
Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Januari 2026 ini, mengambil lokasi di Sleman City Hall (SCH). Sebuah langkah strategis untuk membawa wajah dakwah Muhammadiyah masuk ke dalam ruang publik yang modern dan inklusif.
Ketua Panitia MSE #1, Eko Sumardiyanto, menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar bazar musiman. Ia menyebut MSE #1 adalah upaya konsolidasi potensi persyarikatan yang selama ini tersebar di berbagai sektor, mulai dari amal usaha hingga organisasi otonom.
“Expo ini menjadi momentum konsolidasi potensi persyarikatan, memperkuat jejaring UMKM, serta memperluas dakwah pencerahan melalui pendekatan yang membumi,” ujar Eko di sela-sela rapat persiapan akhir, Rabu (7/1/2026).
Senada dengan visi “Islam Berkemajuan”, pameran ini dirancang sebagai etalase hidup. Pengunjung tidak hanya disuguhi produk fisik UMKM binaan, tetapi juga literasi mengenai peran Muhammadiyah dalam bidang kesehatan, pendidikan, hingga filantropi di tingkat lokal.
Salah satu yang menjadi daya tarik kuat bagi pengunjung adalah skema doorprize yang menggiurkan. Panitia menyiapkan paket umroh sebagai hadiah utama, ditambah sederet hadiah fungsional lainnya seperti sepeda listrik dan sepeda gunung.
Uniknya, sistem partisipasi pengunjung dilakukan secara digital. Panitia menerapkan metode pemindaian kode batang (barcode) di lokasi pameran. “Barcode tersebut berfungsi ganda: sebagai tiket masuk sekaligus kupon undian doorprize. Masyarakat cukup memindai saat hadir di lokasi,” jelas Eko.
Pemilihan pusat perbelanjaan sebagai lokasi expo bukan tanpa alasan. Dengan akses yang mudah dan fasilitas representatif, panitia menargetkan ribuan pengunjung—baik warga internal Muhammadiyah maupun masyarakat umum.
Melalui MSE #1, PDM dan PDA Sleman berharap tercipta sinergi lintas sektor yang mampu mendorong pelaku usaha lokal untuk “naik kelas”. Ini adalah ikhtiar nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat yang selaras dengan misi sosial kemasyarakatan.
(Res)











