SURABAYA – abahtindik.com | Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, meninjau langsung kesiapan Posko Terpadu pengamanan arus mudik di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan dan pelayanan berjalan optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam pemantauan di lapangan, teridentifikasi adanya peningkatan volume penumpang sebesar 11 persen dibandingkan periode normal. Lonjakan ini dipengaruhi oleh kebijakan diskon tiket yang diberikan pemerintah, serta posisi strategis Stasiun Surabaya Gubeng sebagai simpul transit penting bagi pemudik. Stasiun ini menjadi titik pergerakan lanjutan bagi masyarakat yang akan melanjutkan perjalanan menuju jalur laut dengan tujuan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan.
Kapolri menekankan bahwa peningkatan arus penumpang harus direspons dengan langkah mitigasi yang terencana dan terukur. Seluruh jajaran kepolisian diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kesiapan personel di berbagai titik transportasi, termasuk stasiun, terminal, dan pelabuhan. Antisipasi ini dinilai penting guna menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang yang melampaui prediksi Kementerian Perhubungan.

Keterangan foto:
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyapa dan berinteraksi langsung dengan penumpang saat meninjau kesiapan Posko Terpadu pengamanan arus mudik di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pengamanan berjalan optimal di tengah peningkatan volume penumpang jelang Mudik 2026.
Ia menggarisbawahi bahwa kesiapsiagaan penuh menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran pelayanan. Dalam situasi dengan tingkat kepadatan tinggi, potensi gangguan keamanan maupun hambatan operasional harus dapat dicegah melalui deteksi dini dan respons cepat. Karena itu, koordinasi lintas sektor di Posko Terpadu menjadi elemen penting dalam sistem pengamanan mudik tahun ini.
Peninjauan di Stasiun Surabaya Gubeng juga difokuskan pada kesiapan fasilitas pendukung, pola pengamanan personel, serta mekanisme pelayanan kepada masyarakat. Posko Terpadu berfungsi sebagai pusat kendali untuk memastikan integrasi pengawasan, pengaturan arus penumpang, serta penanganan situasi darurat apabila diperlukan.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal selama periode mudik dan perayaan Lebaran 1447 H.
Melalui pelaksanaan #PengamananMudik2026, aparat kepolisian berupaya menjamin keamanan, kenyamanan, serta kelancaran perjalanan masyarakat di tengah dinamika peningkatan mobilitas nasional.
Dengan penguatan pengamanan sejak dini, diharapkan seluruh rangkaian arus mudik dan arus balik dapat berjalan tertib dan terkendali, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga dalam suasana aman dan kondusif.
Sumber: Divisi Humas Polri
Reporter: Ibnu Aji Sesario
Editor: Subardi, SE











