BANDUNG – abahtindik.com | Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Barat–DKI melalui PPK 4.4 Provinsi Jawa Barat terus melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin di Jalur Priangan Timur, tepatnya pada ruas Nagreg–Rajapolah–Ciamis. Kegiatan tersebut dilakukan guna menjaga kemantapan jalan nasional sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah Jawa Barat.
Pemeliharaan dilakukan dengan metode patching menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP) atau hotmix pada sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang. Metode ini dinilai lebih efektif karena mampu menghasilkan perbaikan yang lebih kuat, rata, dan memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan penanganan tambal biasa.
Dalam proses pengerjaannya, petugas melakukan penanganan secara bertahap pada titik-titik prioritas yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi jalan tetap aman dan nyaman dilalui kendaraan selama pekerjaan berlangsung.
Ruas Nagreg–Rajapolah–Ciamis sendiri merupakan salah satu jalur strategis di kawasan Priangan Timur yang setiap hari dilintasi kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik dengan volume lalu lintas cukup tinggi. Karena itu, pemeliharaan rutin dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan jalan nasional.
BBPJN Jawa Barat–DKI menyebut penggunaan aspal panas bertujuan meningkatkan kualitas struktur perkerasan jalan agar lebih mampu menahan beban kendaraan berat yang melintas di jalur logistik tersebut. Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, langkah ini juga diharapkan dapat meminimalisasi potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan.
Dengan kondisi jalan yang lebih mantap dan rata, mobilitas masyarakat di kawasan Priangan Timur diharapkan semakin aman, lancar, dan efisien. Pengguna jalan juga diimbau tetap berhati-hati serta mematuhi rambu lalu lintas selama proses pekerjaan pemeliharaan berlangsung.
Editor: Respati
Sumber: abahtindik.com











