Headline

Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo, Progres Fisik Capai 40,06 Persen

575
×

Menteri PU Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo, Progres Fisik Capai 40,06 Persen

Sebarkan artikel ini

WONOSOBO – abahtindik.com | Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II Provinsi Jawa Tengah 1 di Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jumat (15/5/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai target sehingga dapat mulai digunakan pada tahun ajaran baru 2026.

Berdasarkan data progres per 14 Mei 2026, pembangunan fisik Sekolah Rakyat Wonosobo telah mencapai 40,06 persen. Proyek strategis pendidikan tersebut saat ini didukung sebanyak 1.167 tenaga kerja yang bekerja di lapangan guna mempercepat penyelesaian konstruksi.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo secara umum berjalan dengan baik meski sempat menghadapi beberapa kendala teknis di lapangan. Kendala tersebut di antaranya terkait suplai beton serta persoalan lahan yang sebelumnya menghambat percepatan pekerjaan.

Menurut Dody, berbagai hambatan tersebut telah ditangani melalui koordinasi lintas sektor dan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah juga melibatkan seluruh unit organisasi di lingkungan Kementerian PU, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga unsur TNI guna mendukung percepatan pembangunan proyek nasional tersebut.

Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Wonosobo dapat diselesaikan pada Juni 2026 sehingga siap digunakan pada tahun ajaran baru Juli 2026. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian PU menerapkan sejumlah strategi percepatan pembangunan.

Strategi yang dilakukan meliputi penambahan alat berat, peningkatan jumlah tenaga kerja, penerapan sistem kerja tiga shift, hingga penyesuaian metode konstruksi agar pekerjaan lebih efektif dan optimal sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pembangunan Sekolah Rakyat Wonosobo dilaksanakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp229,05 miliar. Proyek tersebut dibangun di atas lahan seluas 5,038 hektare.

Sekolah Rakyat Wonosobo dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Selain gedung sekolah, kawasan tersebut juga akan dilengkapi asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, serta fasilitas olahraga untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pembinaan siswa secara menyeluruh.

Editor: Respati
Sumber: abahtindik.com

Seluruh konten berita di abahtindik.com dilindungi hukum. Dilarang menyalin, mengambil, memproses, atau menggunakan konten—termasuk untuk AI—tanpa izin tertulis dari abahtindik.com.